PERANAN MOTIVASI DALAM BELAJAR

Posted on Updated on

BAB I

PENDAHULUAN

Kata motivasi berasal dari bahasa Latin yaitu movere, yang berarti bergerak (move). Motivasi menjelaskan apa yang membuat orang melakukan sesuatu, membuat mereka tetap melakukannya, dan membantu mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas. Hal ini berarti bahwa konsep motivasi digunakan untuk menjelaskan keinginan berperilaku, arah perilaku (pilihan), intensitas perilaku (usaha, berkelanjutan), dan penyelesaian atau prestasi yang sesungguhnya.

Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Sejalan dengan hal itu motivasi belajar lebih mengutamakan respon kognitif, yaitu kecenderungan siswa untuk mencapai aktivitas akademis yang bermakna dan bermanfaat serta mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari aktivitas tersebut. Siswa yang memiliki motivasi belajar akan memperhatikan pelajaran yang disampaikan, membaca materi sehingga bisa memahaminya, dan menggunakan strategi-strategi belajar tertentu yang mendukung.

Pokok-pokok bahasan yang dibahas dalam makalah ini antara lain :

1. Sebenarnya Apa sih Motivasi Itu?

2. Ada Berapakah Jenis Motivasi Itu?

3. Apa saja sih Peranan atau Manfaat Motivasi Itu?

4. Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa

5. Faktor-Faktor apa sajakah yang Mempengaruhi  Motivasi Belajar Siswa?

6. Tips Menumbuhkan Motivasi Belajar

BAB II

PEMBAHASAN

Motivasi yang ada pada setiap orang tidaklah sama, berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan hakikat motivasi, serta kemampuan teknik menciptakan situasi sehingga menimbulkan motivasi/dorongan bagi mereka untuk berbuat atau berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh individu lain/ organisasi.

Sebenarnya Apa sih Motivasi Itu?

Tidak bisa dipungkiri, setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan motivasi (niat). Lalu, seperti apa pengertian motivasi yang sebenarnya? Pengertian motivasi itu sangat beragam tergantung dari sudut mana orang menilainya. Berikut beberapa definisi mengenai motivasi :

1.    Motivasi merupakan suatu kondisi kejiwaan individu yang dapat mendorongnya untuk melakukan suatu aktivitas guna pemenuhan kebutuhan atau mencapai tujuan baik di sengaja maupun tidak disengaja.

2.    Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku

3.    Motivasi adalah stimulasi atau semangat akibat rangsangan atau keghairahan terhadap sesuatu yang benar-benar diingini.

Selain itu ada beberapa pengertian lain motivasi menurut parah ahli :

  • Menurut Mitchell motivasi mewakili proses-proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela yang diarahkan ke tujuan tertentu.
  • Gray lebih suka menyebut pengertian motivasi sebagai sejumlah proses, yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi, dalam hal melaksanakan kegiatan- kegiatan tertentu.
  • Morgan mengemukakan bahwa motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek- aspek dari motivasi. Ketiga hal tersebut adalah: keadaan yang mendorong tingkah laku, tingkah laku yang di dorong oleh keadaan tersebut, dan tujuan dari pada tingkah laku tersebut.
  • Chung dan Megginson yang dikutip oleh Faustino Cardoso Gomes, menerangkan bahwa pengertian motivasi adalah tingkat usaha yang dilakukan oleh seseorang yang mengejar suatu tujuan dan berkaitan dengan kepuasan kerja dan perfoman pekerjaan.
  • Soejono Trimo (1986 : 174) sebagai berikut :

a.    Motivasi itu pada hakikatnya merupakan suatu karakteristik atau suatu kepribadian yang cukup stabil sehingga setiap individu dipandang berbeda dari individu yang lain, termasuk orientasinya terhadap pekerjaan/tugasnya.

b.    Motivasi itu sebenarnya merupakan suatu keadaan (state) psikologis yang dapat diubah/dibentuk.

  • Sardiman AM mendefinisikan Motivasi adalah serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang itu mau dan ingin melakukan sesuatu dan bila ia tidak suka maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelakkan perasaan tidak suka itu.

Ada Berapakah Jenis Motivasi Itu?

Sama dengan pengertian motivasi, jenis-jenis motivasi pun cukup beragam. Namun pada dasarnya ada 2 jenis motivasi yaitu jenis motivasi yang dilihat dari sumbernya dan dilihat dari kebutuhan.

1.    Dilihat dari sumbernya, motivasi ada 2 yaitu :

a.    Motivasi Instrinsik, yaitu motivasi yang berada dalam diri seseorang atau dorongan atau gerakan untuk melakukan sesuatu yang tidak dipengaruhi oleh faktor lain dari luar dirinya, seperti; kebutuhan mempunyai pekerjaan atau kebutuhan untuk memperoleh teman baik.

b.    Motivasi Ekstrinsik, yaitu motivasi yang timbul pada diri seseorang akibat pengaruh dari luar dirinya, akibat hubungan dengan orang lain ataupun karena pengaruh lingkungan sekitarnya. Jadi orang itu dirangsang dari luar.

2.    Dilihat dari kebutuhan, motivasi ada 3 yaitu :

a.    Motivasi Biologis, Tercakup di dalamnya adalah motivasi lapar (hunger motivation); motivasi haus (thrst motivation); motivasi seksual (sexual motivation).

b.    Motivasi sosial, termasuk di dalamnya antara lain; motivasi pencapaian (achievement motivation); dan motivasi kekuasaan (power motivation).

c.    Motivasi Aktualisasi Diri (self actualization); dan motivasi untuk bertindak efektif (effectance motivation) dalam kelompok motivasi yang membuat seseorang bertindak efektif.

Apa Saja sih Peranan atau Manfaat Motivasi Itu?

Kita telah mengetahui pengertian motivasi dan jenis-jenis motivasi, nah sekarang kita akan membahas inti dari makalah ini yaitu peranan atau manfaat motivasi. Berikut beberapa peranan atau manfaat motivasi :

1.    Sardiman AM (1996 : 86) menjelaskan terdapat (tiga) fungsi motivasi, antaralain :

a.    Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak. Motivasi dalam hal ini merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yang akan dikerjakan.

b.    Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya.

c.    Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dikerjakan yang serasi guna mencapai tujuan, dengan menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan tersebut.

2.    Pandangan lain mengenai fungsi motivasi dikemukakan oleh Kartini Kartono (2002 : 17), bahwa motivasi berfungsi sebagai alasan dasar, pikiran dasar, gambaran dan dorongan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu karena motivasi berpengaruh besar sekali terhadap tingkah laku manusia dalam merealisasikan keinginan-keinginan yang ada pada dirinya.

3.    Sedangkan menurut Djudju Sudjana (2000 : 156) menguraikan tujuan motivasi yang terdapat dalam diri seseorang, sebagai berikut :
Motivasi pada dasarnya bertujuan menggerakkan seseorang atau kelompok orang dengan menumbuhkan dorongan atau motive dalam diri orang atau kelompok orang tersebut untuk melakukan tugas atau kegiatan yang diberikan kepadanya sesuai rencana dalam rangka mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan sebelumnya.

Dari beberapa pendapat mengenai Manfaat atau peranan motivasi dalam belajar di atas, maka saya dapat menyimpulkan beberapa manfaat motivasi yaitu  :

1.    Membuat anak bersemangat dalam belajar.

2.    Mata pelajaran yang duluhnya tidak disukai murid bias menjadi mata pelajaran yang paling disukainya.

3.    Anak menjadi lebih kreatif dalam belajar, misalnya menyusun jadwalnya dengan baik dan benar.

4.    Anak menjadi rajin dalam mengerjakan tugas, membaca,menulis dan sebagainya.

5.    Membuat anak menjadi lebih aktif.

6.    Dengan memotivasi anak kita tidak perlu memaksakan si anak dalam belajar. Karena melalui motifasi yang baik dan benar dengan sendirinya si anak akan belajar karena didorong oleh motivasi.

7.    Guru tidak perlu menggunakan kekerasan dalam menyuruh anak untuk belajar, cukup dengan memotivasi anak tersebut.

8.    Tanpa di awasi oleh guru atau pun orang tua si anak dapat belajar dengan baik.

9.    Dengan motivasi siswa akan mengetahui dengan jelas makna dalam belajar.

10. Anak akan lebih fokus dalam mengembangkan kemampuannya atau pun bakatnya.

11. Anak akan mengurangi sikap yang kurang menguntungkan atau kurang baik, misalnya bermain atau menonton tv.

12. Anak yang gagal mengerjakan sesuatu, tidak akan menyerah dan mencobanya lagi dengan adanya dorongan motivasi (pantang menyerah).

Dengan melihat daftar manfaat atau peranan motivasi itu dapat disimpulkan bahwa ternyata motivasi itu sangat berperan dalam proses belajar. Kita bias bayabgkan kalau dalam proses belajar tidak ada yang namanya motivasi, siswa akan malas dan tidak bersemangat dalam belajar.

Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, Strateginya yaitu :

1.    Memberikan aktivitas dengan tingkat kesulitan tingkat menengah sehingga tidak akan membosankan siswa karena terlalu mudah atau membuat siswa putus asa karena terlalu sulit.

2.    Memberikan informasi dan ide yang dikaitkan dengan pengetahuan siswa, serta kejutan dan incongruity dalam aktivitas yang dilakukan di kelas.

3.    Memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat memilih aktivitas dan terlibat dalam pembuatan peraturan dan prosedur di kelas sehingga siswa merasa memiliki control.

4.    Melibatkan siswa dalam aktivitas make-believe, permainan, dan simulasi, namun kegiatan ini harus relevan dengan materi pelajatran.

5.    Memberikan hadia/pujian kepada siswa berprestasi,menggunakan berbagai metode belajar, memberikan perhatian yang maksimal, Dan tentunya masih banyak strategi-strategi lainnya yang bias digunakan guru untuk menumbuhkan motivasi belajar anak didiknya.

Faktor-Faktor apa sajakah yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa?

Ada banyak factor yang berperan dalam mempengaruhi motivasi belajar seorang siswa atau murid. Beberapa diantaranya dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut :

1.    Menurut Muhidin Syah (1995:108-115), ada 2 faktor yang berperan dalam mempengaruhi motivasi belajar siswa yaitu :

a.    Faktor internal adalah faktor yang ada dalam diri manusia itu sendiri yang berupa sikap, kepribadian, pendidikan, pengalaman dan cita-cita.

b.    Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri manusia itu sendiri yang terdiri dari :

–       Lingkungan sosial, yang meliputi lingkungan masyarakat, tetangga, teman, orangtua/keluarga dan teman sekolah.

–       Lingkungan non sosial meliputi keadaan gedung sekolah, letak sekolah, jarak tempat tinggal dengan sekolah, alat-alat belajar, kondisi ekonomi orangtua dan lain-lain.

2.    Sumanto menggolongkan 3 faktor yang berpengaruh terhadap motivasi siswa :

a.    Faktor-faktor stimulasi belajar

Yang dimaksud faktor stimulasi belajar adalah segala hal di luar individu itu untuk mengadakan reaksi atau perbuatan belajar. Stimulasi dalam penelitian ini mencakup materil serta suasana lingkungan yang ada di sekitar siswa.

b.    Faktor metode belajar

Metode yang dipakai guru sangat mempengaruhi belajar siswa. Metode yang menarik dapat menimbulkan rangsangan dari siswa untuk meniru dan mengaplikasikannya dalam cara belajarnya.

Maka guru selayaknya untuk selalu memanfaatkan media dan model pembelajaran yang bervariasi dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian jelas siswa akan lebih tumbuh serta berkembang dalam upayanya mencapai tujuan pembelajaran. Tanpa dibarengi usaha guru yang keras, maka kegiatan belajar mengajar hanya berlangsung jika guru selalu tatap muka, selebihnya siswa akan selalu bersikap pasif.

3.    Menurut Brophy (2004), terdapat lima faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar siwa, yaitu Harapan guru, Instruksi langsung, Umpanbalik (feedback) yang tepat, Penguatan dan hadiah dan Hukuman.

Tips Menumbuhkan Motivasi Belajar

Terkadang kita merasakan kejenuhan, tidak bersemangat dalam menjalani hidup. Anda merasa butuh adanya motivasi dari orang lain. Mungkin cara ini bisa berhasil. Namun, untuk kemudian bisa berubah dan bersemangat, kuncinya ada pada diri Anda sendiri. Tidak ada seorang pun yang bisa memberikan motivasi lebih baik, selain diri kita sendiri. Ada beberapa tips untuk memotivasi diri sendiri, yaitu :

1.    Menetapkan visi

Setiap pelajar hendaknya memiliki visi yang jelas. Untuk apa dia belajar? Apa yang diharapkan begitu ia menyelesaikan studinya? Dengan demikian, ia tidak akan asal saja dalam menjalani proses studinya.

2.    Belajar bukan karena paksaan

Jadikan belajar sebagai makanan, dimana Anda akan lapar jika tidak melakukannya. Buat bagaimana caranya agar belajar menjadi aktivitas yang menyenangkan, bukan suatu paksaan.

3.    Fokus

Sebuah ungkapan yang sangat bagus untuk  memotivasi pelajar adalah : “kehidupan tidak akan pernah menjadi luar biasa tanpa fokus, dedikasi dan disiplin”. Dengan fokus, maka akan membuat Anda lebih tajam dalam menentukan sasaran. Ibaratnya, sinar matahari tidak akan bisa membakar kertas, akan tetapi jika sinar ini difokuskan lewat sebuah kaca pembesar, sinar ini mampu membakar tidak hanya kertas, tapi bahkan daging pun bisa matang terbakar.

4.   Tidak ada kamus menyerah

Setiap orang pastinya pernah mengalami kegagalan. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Bisa jadi Anda sudah bersusah payah, berjuang, belajar, namun Anda tidak mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Namun Kesuksesan akan mendatangi siapa saja yang tidak takut terhadap kegagalan

5.   Membutuhkan waktu dan kesabaran

Kata-kata seorang Napoleon Hill mungkin bisa dijadikan motivasi pelajar: “kesabaran, keteguhan hati, dan kerja keras adalah kombinasi untuk sukses. Karenanya, jika Anda ingin sukses, maka Anda harus siap menjalani prosesnya.

Itu adalah beberapa tips untuk memotivasi diri kita dalam hal belajar. Nah yang berikut adalah beberapa tips yang cocok dogunakan oleh guru untuk memotivasi siswanya :

a.    Pemberian angka, hal ini disebabkan karena banyak siswa belajar dengan tujuan utama yaitu untuk mencapai angka/nilai yang baik.

b.    Persaingan/kompetisi

c.    Ego-involvement, yaitu menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai tantangan sehingga bekerja keras dengan mempertaruhkan harga diri.

d.    Memberi ulangan, hal ini disebabkan karena para siswa akan menjadi giat belajar kalau mengetahui akan ada ulangan.

e.    Memberitahukan hasil, hal ini akan mendorong siswa untuk lebih giat belajar terutama kalau terjadi kemajuan.

f.     Pujian, jika ada siswa yang berhasil menyelesaikan tugas dengan baik, hal ini merupakan bentuk penguatan positif.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Motivasi bertujuan memberikan dorongan, semangat, dan kekuatan untuk melakukan suatu kegiatan, pekerjaan, atau tindakan tertentu dalam mewujudkan dan mencapai tujuan yang diinginkan. Motivasi itu muncul pada diri seseorang karena ada faktor baik dari dalam maupun dari luar dirinya.

Peningkatan motivasi belajar anak didik sangat ditentukan oleh kreatifitas dan keterampilan seorang guru. Semakin terampil seorang guru dalam mendidik muridnya, maka motivasi belajar siswanya pun akan meningkat. Dengan menigkatnya motivasi belajar siswa, maka proses belajar pun akan berjalan dengan baik.

Saran

Berikut beberapa saran yang dapat saya sampaikan :

1.    Sebagai calon guru, kita perlu memahami apa peranan motivasi dalam belajar dan menguasai berbagai teknik atau strategi mengajar, sehingga siswa yang kita didik dapat meningkatkan motivasinya dalam belajar.

Karena makalah ini masih sangat kurang dalam hal isi, maka saya berharap agar anda dapat mengembangkannya dengan cara mencari informasi lain yang berhubungan dengan motivasi, Agar pemahaman anda tentang motivasi lebih sempurna.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s